Thursday, May 2, 2013

Bersabarlah..

Kamu tidak pernah bisa tahu takdirmu dalam Lauhul Mahfudz
Ketika segalanya terlihat seperti cobaan
Kamu bersujud dan berdo'a
Hanya bisa menghela nafas.. dan mengelus dada..
Tidak lain dan tidak bukan, hanya kesabaran yang kamu butuhkan

Sabar adalah ujian.
Bagaimana kamu bersabar, adalah sebuah ujian.
Seberapa tinggi kamu mampu memiliki kesabaran, itu adalah sebuah ujian.
Dan kamu harus bersabarpun adalah sebuah ujian..
Kamu sabar, maka kamu kuat.

Aku manusia, sama rapuhnya.
Semua memang belum sesuai.
Sabar lah agar sesuai.

Sabarku pudar...
Tak lama.................. kemudian aku tersadar
"Mereka itulah yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi di surga sebab kesabaran mereka" (QS. Al Furqaan [25] : 75).

Terkadang..
Ketika segalanya menutupi pandanganmu, hitam, buram, kelam dan kamu tidak bisa mecari cahaya untuk hatimu sendiri
Pastilah muncul pertanyaan yang bodoh. Pertanyaan yang tidak sepatutnya kamu katakan.
"Dimana Allah? Apa gak peduli sama aku?"
 Sungguh, sesungguhnya Allah Maha Tahu apa dan apa yang akan dipikirkan dan dikatakan hambaNya.
Sehingga ratusan tahun yang lalu, Ia terlebih dulu memberi jawabannya..

…Sesungguhnya, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Lalu kamu bersabar sebentar dan bertanya lagi.
Apa Allah mencintaiku? Apa Allah peduli padaku? Mengapa Allah memberikan cobaan ini untukku? Apa salahku?
Lalu Allah menjawab dengan firmannya..
"......Allah mencintai orang-orang yang sabar" (Qs: Ali Imran: 146
Jangan banyak bertanya. Kamu tidak akan temukan jawabannya.
Berpikirlah lebih jernih. 
Allah peduli padamu, pada takdirmu.
Allah menakdirkan itu untukmu, karna Allah tau kamu bisa melewatinya.
Kesabaranmu diuji berbeda dengan kesabaran orang lain.
Apa ujianmu? Harta? Tahta? Wanita? Dirimu Sendiri? Pekerjaan? Apa?
Pikirkan lagi..
Ujian apa yang ada pada dirimu saat ini..
Lalu pikirkan lagi..
Apa kamu terlalu mencintai hal itu dibandingkan Allah?
Apa kamu terlalu menginginkan itu dibandingkan surga?
Apa kamu terpukul dengan ujian atau cobaan itu?
Itulah cobaanmu dariNya.
Mengapa berbeda dgn cobaan orang lain? Mengapa org lain tidak merasakan hal yg sama?
Karena semua sudah diukur oleh Allah. Allah tau sesuai takarannya..

Semua orang diuji.
Semua orang tidak tahu suratan takdirnya.
Hilangkanlah pikiranmu yg berkata bahwa Allah tidak adil.
Ingatlah, Allah SWT, Al-Adlu. (Maha Adil)

Kuatkanlah dirimu.
Kokohkanlah imanmu agar bisa memperkokoh kesabaranmu.
Ujian dariNya bukan hanya sekedar ujian..
Mungkin kamu lupa Siapa Penciptamu? 
Mungkin kamu lupa Darimana rezekimu dan rezeki orang tuamu berasal?
Mungkin kamu lupa Kewajiban apa yang harus kamu kerjakan?
Mungkin..... Ujian itu adalah cara untuk mengingatkanmu.
Seperti naik kelas. Perlu ada ujian.
Kalo lulus, baru naik. Tidak lulus, maka tidak naik..
Begitu pula derajatmu dimata Allah.

Sabar... Bersabarlah...
Aku tau itu sulit. Sangat sulit.
Tapi, ingatlah ini...
“Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya". (Al Furqaan: 75)

SMereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.”
Tidakkah Surga itu nyata bagimu?
Tidakkah kamu tahu bahwa Allah menciptakannya tidak secara cuma-cuma?
Apa? Apa menurutmu dunia itu satu satunya tempat untukmu?
Apa menurutmu surga itu fana?
Apa menurutmu kesabaranmu sia sia?

Lalu Allah berfirman.. 
Dan orang-orang yang beriman paling dahulu, Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah. Berada dalam jannah keni’matan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian, Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam. Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya. dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian. (QS.  Al-Waqi’ah [56] : 10-40)
Bersabarlah..
Apa yang tidak sesuai, Allah tahu. Hanya menunggu.

No comments:

Post a Comment